Skip to main content

Kalkulator Standar Deviasi Hitung standar deviasi populasi atau sampel, varians, rata-rata, dan kisaran dari sebuah dataset.

Kalkulator Standar Deviasi illustration
🔢

Kalkulator Standar Deviasi

Hitung standar deviasi populasi atau sampel, varians, rata-rata, dan kisaran dari sebuah dataset.

1

Masukkan Data Anda

Tulis angka-angka Anda dipisahkan oleh koma atau spasi di bidang input.

2

Pilih Tipe

Pilih standar deviasi populasi (σ) atau sampel (s).

3

Lihat Statistik

Lihat standar deviasi, varians, rata-rata, jumlah, sum, rentang, minimum, dan maksimum.

Loading tool...

What Is Kalkulator Standar Deviasi?

Simpangan baku mengukur seberapa jauh angka-angka dalam dataset menyimpang dari rata-rata (mean). Simpangan baku yang rendah berarti titik data terkumpul dekat dengan mean; simpangan baku yang tinggi berarti mereka tersebar jauh dari mean. Terdapat dua jenis: simpangan baku populasi (σ) membagi dengan N (ukuran total populasi), dan sampel simpangan baku (s) membagi dengan N−1 (koreksi Bessel untuk estimasi tak bias dari sampel). Bersama dengan varians (kuadrat dari simpangan baku), ini adalah ukuran dispersi statistik yang paling banyak digunakan. Kalkulator ini menghitung kedua jenis tersebut bersama dengan statistik komplementer termasuk mean, jumlah, hitungan, kisaran, minimum, dan maksimum. Simpangan baku sangat penting dalam kontrol kualitas, penelitian ilmiah, keuangan (pengukuran volatilitas), psikologi (distribusi skor tes), dan bidang apa pun yang menganalisis variabilitas data.

Why Use Kalkulator Standar Deviasi?

  • Mendukung baik standar deviasi populasi maupun sampel
  • Menampilkan varians, rata-rata, rentang, dan statistik lainnya bersamaan
  • Menerima daftar angka yang dipisahkan oleh koma atau spasi
  • Menampilkan rumus matematika yang digunakan
  • Perhitungan instan tanpa batasan ukuran data

Common Use Cases

Penelitian Akademik

Analisis penyebaran data eksperimental dan laporkan standar deviasi dalam kertas.

Kontrol Kualitas

Pantau variansi manufaktur untuk mempertahankan keseragaman produk.

Keuangan

Ukur volatilitas investasi menggunakan standar deviasi pengembalian.

Pendidikan

Analisis distribusi skor tes untuk memahami penyebaran kinerja siswa.

Technical Guide

Simpangan baku dihitung dalam tiga langkah: (1) Hitung mean μ = Σxᵢ/n. (2) Hitung perbedaan kuadrat Σ(xᵢ − μ)². (3) Untuk SD populasi: σ = √(Σ(xᵢ − μ)²/N). Untuk SD sampel: s = √(Σ(xᵢ − μ)²/(N−1)). N−1 dalam SD sampel adalah koreksi Bessel, yang membuat s² menjadi estimator tak bias dari varians populasi. Tanpa itu, varians sampel secara sistematis memperkirakan varians populasi sebenarnya. Varians hanya kuadrat dari simpangan baku. Kisaran (maks - min) adalah ukuran penyebaran yang lebih sederhana tetapi kurang informatif. Untuk data yang terdistribusi normal, sekitar 68% nilai berada dalam ±1σ dari mean, 95% dalam ±2σ, dan 99,7% dalam ±3σ (aturan 68-95-99,7). Koefisien variansi (CV = σ/μ × 100%) menormalkan penyebaran relatif terhadap mean, berguna untuk membandingkan variabilitas antara dataset dengan skala yang berbeda.

Tips & Best Practices

  • 1
    Gunakan SD populasi (σ) ketika Anda memiliki data untuk seluruh populasi
  • 2
    Gunakan SD sampel (s) ketika data Anda adalah sampel dari populasi yang lebih besar
  • 3
    Untuk data yang terdistribusi normal, ~68% berada dalam ±1 SD dari rata-rata
  • 4
    Standar deviasi memiliki satuan yang sama dengan data Anda (tidak seperti varians, yang dikuadratkan)
  • 5
    SD rendah relatif terhadap rata-rata menunjukkan data konsisten; SD tinggi menunjukkan variasi

Related Tools

Frequently Asked Questions

Q Apa perbedaan antara standar deviasi populasi dan sampel?
SD populasi (σ) membagi dengan N (untuk dataset lengkap). SD sampel (s) membagi dengan N−1 (koreksi Bessel) untuk menghitung bahwa sampel meremehkan variansi.
Q Apa itu varians?
Varians adalah kuadrat standar deviasi. Sementara SD dalam satuan asli, varians dalam satuan kuadrat. SD biasanya lebih disukai untuk interpretasi.
Q Kapan saya harus menggunakan sampel vs populasi?
Gunakan populasi ketika Anda memiliki SEMUA titik data (misalnya, semua karyawan di perusahaan). Gunakan sampel ketika data Anda mewakili subset dari grup yang lebih besar.
Q Apa arti standar deviasi 0?
Standar deviasi 0 berarti semua titik data identik - tidak ada variasi dalam dataset.
Q Berapa banyak titik data yang saya butuhkan?
Anda memerlukan setidaknya 2 titik data untuk menghitung standar deviasi. Lebih banyak titik data memberikan perkiraan yang lebih dapat diandalkan dari variansi sebenarnya.

About This Tool

Kalkulator Standar Deviasi is a free online tool by FreeToolkit.ai. All processing happens directly in your browser — your data never leaves your device. No registration or installation required.