Skip to main content

Kalkulator Nilai P Hitung nilai p dari statistik uji Z atau t dengan opsi satu-ekor dan dua-ekor.

Kalkulator Nilai P illustration
🔢

Kalkulator Nilai P

Hitung nilai p dari statistik uji Z atau t dengan opsi satu-ekor dan dua-ekor.

1

Pilih Jenis Tes

Pilih Z-tes atau t-tes dan atur jenis ekor.

2

Masukkan Statistik Tes

Masukkan statistik Z atau t Anda (dan derajat kebebasan untuk t-tes).

3

Lihat Nilai P

Lihat nilai p, keputusan signifikansi, dan apakah menolak H₀.

Loading tool...

What Is Kalkulator Nilai P?

Kalkulator P-Value menentukan kemungkinan mendapatkan hasil yang setidaknya sama ekstrem dengan yang diamati, dengan asumsi hipotesis nol benar. Ini mendukung baik Z-test (untuk sampel besar atau varians populasi diketahui) dan t-test (untuk sampel kecil dengan varians tidak diketahui), dengan opsi untuk tes dua-ekor, kiri-ekor, dan kanan-ekor. Kalkulator membandingkan nilai p terhadap tingkat signifikansi yang dipilih (α) untuk menentukan apakah harus menolak hipotesis nol. Memahami nilai p sangat penting dalam pengujian hipotesis statistik.

Why Use Kalkulator Nilai P?

  • Mendukung perhitungan Z-tes dan t-tes
  • Opsi tes satu ekor dan dua ekor
  • Beberapa tingkat signifikansi (0,01, 0,05, 0,10)
  • Keluaran keputusan yang jelas: tolak atau gagal menolak H₀

Common Use Cases

Penelitian Akademis

Menentukan apakah hasil eksperimen secara statistik signifikan.

Pengujian A/B

Mengevaluasi apakah perbedaan antara varian signifikan.

Kontrol Kualitas

Menguji apakah proses memenuhi parameter spesifikasi.

Tugas Statistik

Menyelesaikan masalah pengujian hipotesis untuk kelas.

Technical Guide

Untuk Z-test, nilai p dihitung dari fungsi distribusi normal standar. Dua-ekor: p = 2 × (1 - Φ(|Z|)). Kiri-ekor: p = Φ(Z). Kanan-ekor: p = 1 - Φ(Z). Untuk t-test, digunakan fungsi distribusi t dengan derajat kebebasan yang ditentukan. Untuk df besar (≥30), distribusi t mendekati distribusi normal. Fungsi distribusi dihitung menggunakan aproksimasi Wilson-Hilferty untuk distribusi chi-kuadrat, yang memberikan akurasi yang baik. Signifikansi statistik ditentukan dengan membandingkan p terhadap α: jika p < α, tolak H₀.

Tips & Best Practices

  • 1
    p < 0,05 tidak berarti hipotesis nol salah - itu berarti data tidak mungkin di bawah H₀
  • 2
    Nilai p yang lebih kecil menunjukkan bukti yang lebih kuat melawan hipotesis nol
  • 3
    Tes dua ekor lebih konservatif daripada tes satu ekor
  • 4
    Selalu tentukan tingkat alpha Anda SEBELUM melakukan tes untuk menghindari bias
  • 5
    Signifikansi statistik tidak berarti signifikansi praktis

Related Tools

Frequently Asked Questions

Q Apa itu nilai p?
Nilai p adalah peluang mengamati hasil yang setidaknya sama ekstrem dengan data, dengan asumsi hipotesis nol benar. Nilai p yang kecil menunjukkan data tidak konsisten dengan H₀.
Q Apa nilai p yang dianggap signifikan?
Konvensional, p < 0,05 dianggap signifikan. Namun, ambang batas tergantung pada konteks: penelitian medis mungkin menggunakan 0,01, sementara studi eksploratif mungkin menggunakan 0,10.
Q Kapan saya harus menggunakan tes satu ekor vs dua ekor?
Gunakan tes satu ekor ketika Anda memprediksi arah tertentu (misalnya, perlakuan meningkatkan skor). Gunakan tes dua ekor ketika menguji perbedaan dalam kedua arah.
Q Apa perbedaan antara Z-tes dan t-tes?
Z-tes digunakan ketika deviasi standar populasi diketahui atau ukuran sampel besar (>30). T-tes digunakan untuk sampel kecil dengan deviasi standar populasi tidak diketahui.
Q Bisakah nilai p sama dengan 0?
Secara teoretis tidak, tetapi secara praktis nilai p yang sangat kecil mungkin ditampilkan sebagai 0 karena keterbatasan komputasi. Kalkulator menampilkan notasi ilmiah untuk nilai yang sangat kecil.

About This Tool

Kalkulator Nilai P is a free online tool by FreeToolkit.ai. All processing happens directly in your browser — your data never leaves your device. No registration or installation required.