Kalkulator Pembagi Tegangan Hitung tegangan keluaran atau nilai resistor yang diperlukan untuk rangkaian pembagi tegangan.
Kalkulator Pembagi Tegangan
Hitung tegangan keluaran atau nilai resistor yang diperlukan untuk rangkaian pembagi tegangan.
Pilih Mode
Hitung tegangan output dari resistor, atau temukan R2 untuk tegangan target.
Masukkan Nilai
Input Vin, R1, dan R2 (atau Vout yang diinginkan).
Lihat Hasil
Lihat tegangan output, rasio pembagi, aliran arus, dan dissipasi daya.
What Is Kalkulator Pembagi Tegangan?
Kalkulator Pembagi Tegangan menghitung tegangan keluaran dari rangkaian pembagi tegangan dua-resistor, atau menemukan nilai resistor R2 yang diperlukan untuk mencapai tegangan keluaran yang diinginkan. Pembagi tegangan adalah salah satu rangkaian dasar dalam elektronika, digunakan untuk mengurangi tegangan, membuat referensi tegangan, dan antarmuka antara komponen dengan tingkat tegangan yang berbeda. Kalkulator menampilkan rasio pembagi, aliran arus melalui resistor, dan dissipasi daya pada masing-masing resistor - penting untuk memilih peringkat komponen yang sesuai.
Why Use Kalkulator Pembagi Tegangan?
-
Dua mode: hitung Vout atau temukan R2 yang diperlukan
-
Menampilkan aliran arus dan dissipasi daya per resistor
-
Menampilkan rasio pembagi untuk referensi cepat
-
Esensial untuk desain sirkuit dan konversi tingkat tegangan
Common Use Cases
Pergeseran Tingkat
Konversi sinyal logika 5V ke 3,3V untuk antarmuka mikrokontroler.
Pembacaan Sensor
Skala output tegangan sensor untuk mencocokkan rentang input ADC.
Tegangan Referensi
Buat tegangan referensi stabil dari rel kereta api pasokan.
Pemantauan Baterai
Skala tegangan baterai ke bawah untuk pengukuran oleh mikrokontroler.
Technical Guide
Persamaan pembagi tegangan: Vout = Vin × R2 / (R1 + R2). Diatur ulang untuk menemukan R2: R2 = R1 × Vout / (Vin − Vout). Arus melalui pembagi: I = Vin / (R1 + R2). Dissipasi daya: P_R1 = I² × R1, P_R2 = I² × R2. Rasio pembagi = R2 / (R1 + R2). Pertimbangan penting: persamaan pembagi tegangan mengasumsikan tidak ada beban (atau arus beban yang dapat diabaikan). Ketika beban terhubung, itu muncul secara paralel dengan R2, mengubah R2 efektif dan mengurangi tegangan keluaran. Untuk pembagi yang dimuat, gunakan nilai R yang jauh lebih kecil dari impedansi beban (aturan praktis: 10× atau lebih).
Tips & Best Practices
-
1Gunakan nilai resistor yang jauh lebih kecil dari impedansi beban untuk meminimalkan efek pemuatan
-
2Nilai resistensi yang lebih tinggi mengurangi konsumsi daya tetapi meningkatkan sensitivitas noise
-
3Cocokkan toleransi resistor untuk aplikasi presisi
-
4Pertimbangkan koefisien suhu untuk referensi tegangan presisi
Related Tools
Kalkulator Hukum Ohm
Hitung tegangan, arus, hambatan, atau daya menggunakan Hukum Ohm dan persamaan daya.
🔢 Math & Calculators
Kalkulator Kode Warna Resistor
Dekode nilai resistor dari pita warna dengan selector visual untuk resistor 4-pita dan 5-pita.
🔢 Math & Calculators
Kalkulator Persentase
Hitung persentase, perubahan persentase, dan berapa persen satu angka dari yang lain.
🔢 Math & Calculators
Kalkulator Kecepatan Lari
Hitung kecepatan lari, waktu finish, atau jarak untuk perencanaan pelatihan dan balapan.
🔢 Math & CalculatorsFrequently Asked Questions
Q Apa itu pembagi tegangan?
Q Dapatkah pembagi tegangan meningkatkan tegangan?
Q Apa yang terjadi ketika saya menghubungkan beban?
Q Dapatkah saya menggunakan pembagi tegangan untuk aplikasi daya?
Q Bagaimana saya memilih nilai R1 dan R2?
About This Tool
Kalkulator Pembagi Tegangan is a free online tool by FreeToolkit.ai. All processing happens directly in your browser — your data never leaves your device. No registration or installation required.