Kalkulator Hukum Ohm Hitung tegangan, arus, hambatan, atau daya menggunakan Hukum Ohm dan persamaan daya.
Kalkulator Hukum Ohm
Hitung tegangan, arus, hambatan, atau daya menggunakan Hukum Ohm dan persamaan daya.
Pilih Nilai yang Ingin Dihitung
Pilih nilai mana yang ingin dihitung: tegangan, arus, hambatan, atau daya.
Masukkan Nilai yang Diketahui
Masukkan dua dari tiga nilai yang tersisa.
Lihat Hasil
Lihat semua empat nilai dihitung dengan awalan unit yang sesuai.
What Is Kalkulator Hukum Ohm?
Kalkulator Hukum Ohm memecahkan salah satu dari empat kuantitas listrik dasar - tegangan (V), arus (I), hambatan (R), dan daya (P) - yang diberikan dua nilai yang diketahui. Ini menggabungkan Hukum Ohm (V = I × R) dengan persamaan daya (P = V × I) untuk memberikan satu set hasil lengkap. Kalkulator secara otomatis menangani awalan satuan (mA, kΩ, MW, dll.) untuk memudahkan pembacaan. Ini adalah alat yang penting bagi insinyur listrik, hobiis elektronik, dan siswa yang bekerja dengan rangkaian.
Why Use Kalkulator Hukum Ohm?
-
Menghitung salah satu dari 4 nilai: tegangan, arus, hambatan, daya
-
Menggabungkan Hukum Ohm dan persamaan daya dalam satu kalkulator
-
Pemformatan awalan unit otomatis (mA, kΩ, MW, dll.)
-
Menerima dua input untuk menghitung nilai yang tersisa
Common Use Cases
Desain Rangkaian
Menghitung nilai komponen untuk desain rangkaian elektronik.
Keamanan Listrik
Menentukan aliran arus dan dissipasi daya dalam rangkaian.
Pendidikan
Menghitung masalah Hukum Ohm untuk kursus fisika dan teknik.
Penyelesaian Masalah
Memverifikasi nilai yang diharapkan saat mendiagnosis masalah listrik.
Technical Guide
Hukum Ohm: V = I × R. Persamaan daya: P = V × I = I²R = V²/R. Dari dua kuantitas yang diketahui, keempatnya dapat diturunkan. Memecahkan masing-masing: V = IR, V = P/I, V = √(PR). I = V/R, I = P/V, I = √(P/R). R = V/I, R = V²/P, R = P/I². P = VI, P = I²R, P = V²/R. Kalkulator menerima input dalam satuan dasar (V, A, Ω, W) dan menampilkan hasil dengan awalan SI yang tepat: mikro (μ), mili (m), kilo (k), mega (M). Hukum Ohm berlaku untuk rangkaian resistif (ohmic); komponen reaktif (kapasitor, induktor) memerlukan perhitungan impedansi kompleks.
Tips & Best Practices
-
1Selalu periksa unit - mencampur mA dengan V memberikan hasil dalam kΩ, bukan Ω
-
2Dissipasi daya dalam resistor menentukan peringkat watt yang diperlukan
-
3Hukum Ohm berlaku untuk rangkaian DC; rangkaian AC memerlukan perhitungan impedansi
-
4Dalam rangkaian seri, arus sama; dalam paralel, tegangan sama
Related Tools
Kalkulator Kode Warna Resistor
Dekode nilai resistor dari pita warna dengan selector visual untuk resistor 4-pita dan 5-pita.
🔢 Math & Calculators
Kalkulator Pembagi Tegangan
Hitung tegangan keluaran atau nilai resistor yang diperlukan untuk rangkaian pembagi tegangan.
🔢 Math & Calculators
Kalkulator Bandwidth
Mengubah antara satuan bandwidth dan laju data - bps, Kbps, Mbps, Gbps, MB/s, dan lain-lain.
🔢 Math & Calculators
Kalkulator Cicilan Pinjaman
Hitung Cicilan Bulanan yang Diperhitungkan (EMI) untuk pinjaman apa pun dengan pembagian tahunan.
🔢 Math & CalculatorsFrequently Asked Questions
Q Apa itu Hukum Ohm?
Q Apakah Hukum Ohm berlaku untuk semua komponen?
Q Unit apa yang harus saya gunakan?
Q Bagaimana cara menghitung daya?
Q Apa hubungan antara V, I, R, dan P?
About This Tool
Kalkulator Hukum Ohm is a free online tool by FreeToolkit.ai. All processing happens directly in your browser — your data never leaves your device. No registration or installation required.