Skip to main content

Pengkode URL Decoding string URL yang dikodekan persen kembali ke teks yang dapat dibaca.

Pengkode URL illustration
๐Ÿ“

Pengkode URL

Decoding string URL yang dikodekan persen kembali ke teks yang dapat dibaca.

1

Tempelkan URL yang Dikodekan

Tempelkan URL atau string yang dikodekan persen.

2

Dekode Otomatis

Urutan kode persen diubah kembali menjadi karakter.

3

Salin Hasil

Salin teks yang dapat dibaca setelah dekoding.

Loading tool...

What Is Pengkode URL?

URL Decoder mengubah string URL yang dienkripsi menjadi teks yang dapat dibaca. Urutan seperti %20 berubah menjadi spasi, %26 menjadi &, dan urutan UTF-8 multi-byte direkonstruksi kembali ke karakter aslinya. Ini berguna untuk membaca URL yang dienkripsi, melakukan debug permintaan API, mendekode parameter kueri, dan memahami konten sebenarnya dari string yang dienkripsi.

Why Use Pengkode URL?

  • Membaca dan memahami parameter URL yang dikodekan
  • Debug permintaan API dengan string kueri yang dikodekan
  • Dekode URL yang disalin dari bilah alamat browser
  • Ubah nama file yang dikodekan persen menjadi nama yang dapat dibaca

Common Use Cases

Debugging API

Dekode URL permintaan API yang dikodekan untuk memeriksa nilai parameter.

Analisis URL

Dekode URL panjang yang dikodekan untuk memahami isinya.

Pengambilan Data

Dekode nilai string kueri dari file log atau data analitik.

Inspeksi Tautan

Periksa apa yang sebenarnya ditunjuk oleh tautan yang dikodekan persen.

Technical Guide

Alat ini menggunakan fungsi decodeURIComponent() bawaan JavaScript untuk membalikkan enkoding persen. Setiap urutan %XX dikonversi kembali ke nilai byte-nya, dan urutan UTF-8 multi-byte direkonstruksi dengan benar menjadi karakter Unicode. Fungsi ini melempar URIError jika input mengandung urutan enkoding persen yang tidak valid (seperti %ZZ atau urutan yang tidak lengkap), yang ditangkap dan dilaporkan oleh alat ini. Tanda plus (+) dipertahankan apa adanya karena enkoding persen standar menggunakan %20 untuk spasi; konvensi + khusus untuk format application/x-www-form-urlencoded.

Tips & Best Practices

  • 1
    Gunakan ini untuk memeriksa URL yang dikodekan dari bilah alamat browser
  • 2
    Urutan kode yang tidak valid akan menampilkan pesan kesalahan
  • 3
    Untuk string yang dikodekan bentuk, di mana + berarti spasi, gantikan + dengan %20 terlebih dahulu
  • 4
    Menangani urutan karakter UTF-8 multi-byte dengan benar

Related Tools

Frequently Asked Questions

Q Mengapa + tetap sebagai + dan tidak menjadi spasi?
Pengkodean URL standar menggunakan %20 untuk spasi. Konvensi pengkodean bentuk menggunakan + untuk spasi. Gantikan + secara manual jika perlu.
Q Apa yang menyebabkan pesan kesalahan?
Pengkodean persen yang tidak valid seperti %ZZ, tanda % tunggal, atau urutan multi-byte yang tidak lengkap dapat menyebabkan kesalahan dekoding.
Q Bisakah saya mendekode URL secara keseluruhan?
Ya, tetapi perlu diingat bahwa beberapa karakter struktural seperti / dan ? juga dapat dideskripsikan jika mereka dikodekan.
Q Apakah menangani pengkodean ganda?
Hanya mendekode satu tingkat. Untuk string yang dikodekan ganda seperti %2520 (yang merupakan %20 yang dikodekan), jalankan dekoder dua kali.
Q Bagaimana dengan karakter Unicode?
Urutan multi-byte UTF-8 seperti %E2%82%AC didekode dengan benar menjadi karakter Unicode mereka (โ‚ฌ dalam kasus ini).

About This Tool

Pengkode URL is a free online tool by FreeToolkit.ai. All processing happens directly in your browser โ€” your data never leaves your device. No registration or installation required.