Skip to main content

Konverter dot.case Ubah teks ke format dot.case untuk kunci konfigurasi dan properti.

Konverter dot.case illustration
๐Ÿ“

Konverter dot.case

Ubah teks ke format dot.case untuk kunci konfigurasi dan properti.

1

Masukkan Teks

Ketik atau tempelkan teks untuk dikonversi ke dot.case.

2

Lihat Hasil

Tampilkan teks Anda dengan titik di antara kata-kata huruf kecil.

3

Salin Keluaran

Salin hasil dot.case untuk file konfigurasi.

Loading tool...

What Is Konverter dot.case?

Konverter dot.case mengubah teks menjadi format lowercase yang dipisahkan oleh titik. dot.case umum digunakan dalam file properti Java, konfigurasi Spring Boot, skrip build Gradle, dan pengidentifikasi gaya domain. Contoh: "nama host database" berubah menjadi "database.host.name", "maxRetryCount" berubah menjadi "max.retry.count". Pemisah titik menciptakan hierarki alami yang mirip dengan nama paket dan notasi domain.

Why Use Konverter dot.case?

  • Standar untuk Java dan Spring Boot properties files
  • Konvensi penamaan hierarkis alami
  • Digunakan di Gradle, Maven, dan tool build lainnya
  • Menangani konversi dari format input apa pun
  • Membuat kunci konfigurasi yang dapat dibaca

Common Use Cases

Java Properties

Format kunci Spring Boot application.properties: server.port, spring.datasource.url.

File Konfigurasi

Buat kunci konfig hierarkis untuk konversi YAML-ke-properties.

Penamaan Paket

Format nama paket Java dan Kotlin mengikuti konvensi domain terbalik.

Skrip Build

Buat nama properti Gradle dan Maven dalam notasi titik.

Technical Guide

Konversi dot.case membagi input menjadi kata-kata menggunakan algoritma standar (spasi, pemisah, transisi kasus), mengubah setiap kata ke lowercase, dan menggabungkannya dengan titik. Algoritma ini menangani kasus tepi yang sama seperti konverter kasus lainnya. Titik-titik berurutan dikompresi menjadi satu titik, dan titik awal/akhir dihilangkan. Format ini memetakan langsung ke struktur konfigurasi hierarkis - "database.connection.pool.size" secara alami sesuai dengan objek konfigurasi bertingkat.

Tips & Best Practices

  • 1
    Spring Boot menggunakan dot.case untuk semua properti konfigurasi
  • 2
    titik menciptakan hierarki alami: app.database.host = nested "app > database > host"
  • 3
    Nama paket Java menggunakan domain terbalik dalam dot.case: com.example.myapp
  • 4
    Gunakan dot.case untuk penghalusan dan pengembangan YAML
  • 5
    Beberapa kerangka logging menggunakan dot.case untuk hierarki logger: com.myapp.service.UserService

Related Tools

Frequently Asked Questions

Q Apa itu dot.case?
dot.case menggunakan semua huruf kecil dengan titik di antara kata-kata: server.port, database.host.name, app.config.timeout.
Q Di mana dot.case digunakan?
File properti Java, konfigurasi Spring Boot, skrip build Gradle, dan sistem konfig hierarkis.
Q Dapatkah saya menggunakan titik dalam nama variabel?
Dalam sebagian besar bahasa pemrograman, titik adalah operator akses anggota dan tidak dapat digunakan dalam nama variabel. dot.case terutama untuk string konfigurasi.
Q Bagaimana dot.case terkait dengan pengubinan JSON?
"app.db.host" = "localhost" setara dengan { app: { db: { host: "localhost" } } } dalam JSON.
Q Apakah dot.case sama dengan notasi titik?
dot.case adalah konvensi penamaan. Notasi titik biasanya merujuk pada akses properti objek (object.property) dalam kode.

About This Tool

Konverter dot.case is a free online tool by FreeToolkit.ai. All processing happens directly in your browser โ€” your data never leaves your device. No registration or installation required.